Sebenarnya agak unik, tidak mau dibilang sesat, tapi di dalam setiap seminarnya, selalu mengklaim bahwa pemahaman beliau benar-benar berasal dari Roh Kudus dan benar-benar didasarkan atas nurani dan premis yang benar dan sudah tercerahkan. Dengan mengatakan demikian, maka sudah mengklaim bahwa APA YANG KELUAR DARI MULUTNYA, SUDAH PALING BENAR DAN TIDAK MUNGKIN SALAH KARENA BERASAL DARI ROH KUDUS LANGSUNG DAN DARI LOGIKA DAN PREMIS YANG BENAR sehingga siapa pun yang tak setuju dengan ajarannya, maka bisa dikatakan tidak mau tunduk pada Roh Kudus dan tidak memiliki logika atau tidak cerdas.
Dengan mengatakan bahwa Yesus bukanlah Logos yang berinkarnasi menjadi daging, maka sebenarnya pernyataan beliau sedang menyerang seluruh denominasi yang ada, karena baik Protestan, Katolik, Pentakosta, Karismatik, dll, semuanya mengakui Yesus adalah Logos yang menjadi manusia. Sejak permulaan Yesus adalah Logos yang ada bersama-sama dengan Bapa, dan setelah itu berinkarnasi menjadi daging, menjadi manusia.
Sebenarnya ada apa dengan gereja ini?? Kenapa semua ajaran yang muncul yang konon katanya 100% sudah pasti dari Roh Kudus, tapi kenapa selalu ingin melawan Alkitab itu sendiri? Sebagai contoh:
1. Alkitab berkata di surga tidak ada kawin mengawinkan, gereja ini sebaliknya mengatakan bahwa ada kawin mengawinkan di sorga.
2. Lucifer adalah Anak Allah.
3. Roh Kudus adalah Perempuan.
4. Perpuluhan sudah tidak berlaku.
5. Yang terbaru ini adalah Yesus bukanlah Logos yang berinkarnasi jadi manusia, Yesus baru jadi Tuhan setelah kebangkitan, Logos itu tidak bernyawa, Yesus bukan Juruselamat, Yesus bukan Alfa dan Omega, Yesus bukan Terang dll.
Ini semua adalah ajaran yang jelas-jelas ingin menentang isi Alkitab itu sendiri dan sebenarnya dari semua, beliau ini apa grand desain dari semua ajaran ini?
Jadi tidak usah baper jika label sesat bertebaran dari sana sini, dari seluruh penjuru arah. Kenapa? Karena sejak awal, beliau sudah mengklaim bahwa pemahamannya ini dari Roh Kudus, dan yang tak sepakat dengan beliau dianggap salah dan tak benar. Jelas pernyataan seperti ini akan menyinggung seluruh denominasi seperti Katolik, Protestan, Ortodoks, Pentakosta, dan Karismatik yang meyakini bahwa Yesus adalah Logos yang berinkarnasi jadi daging.
Pengikut-pengikut fanatiknya biasanya merasa diri mereka paling pintar dan paling mendapatkan pencerahan sehingga jika dikritik, kita akan dikatakan tidak memahami konteks, ilmu belum sampai dan segala macam.
Ini terlihat justru seperti sebuah sekte. Dalam sosiologi agama, sekte itu memiliki makna semacam sebuah kelompok keagamaan atau politik yang memisahkan diri dari kelompok yang lebih besar, biasanya karena pertikaian tentang masalah-masalah doktriner.
Jadi sebenarnya sudah tidak berlebihan kalau ini menjadi semacam sebuah sekte.
Ciri-ciri pengikut sekte itu pasti rata-rata fanatik terhadap pemimpinnya, sangat fanatik melampaui akal sehat sehingga apa yang keluar dari mulut pemimpinnya, para pengikut sekte biasanya ketakutan untuk mengkritik dan mempertanyakan dan pemimpinnya terlihat menikmati status ini, ditakuti.
Salah satu pandangan di video terbaru beliau mengenai Logos adalah ketika beliau berkata bahwa kemungkinan Yesus itu bukan satu-satunya Anak Allah, ada Anak-Anak Allah yang lain, dan Yesus hanyalah salah satu dari Anak-Anak Allah itu yang menjadi manusia.
Hal ini berbahaya, karena hal ini akan mengarah sebuah pemahaman bahwa ada Anak-Anak Allah lain yang statusnya seperti Yesus di sana. Itu sebabnya dulu beliau pernah berkata bahwa Lucifer adalah Anak Allah.
Pemahaman ini adalah pemahaman yang fatal secara doktrinal dan jelas-jelas sebenarnya dapat dibantah jika anda membaca Alkitab dengan teliti.
Yesus itu adalah Anak Allah Satu-Satunya, alias "Monogenes μονογενής". "Monogenes μονογενής" itu artinya "Satu-Satunya Yang Diperanakkan/ Dilahirkan oleh Allah Bapa", tidak ada yang lain.
"Dan Logos itu telah menjadi daging dan tinggal di antara kita dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, kemuliaan sebagai "MONOGENES (ANAK TUNGGAL)" di samping Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran"
Yunani: Καὶ ὁ λόγος σὰρξ ἐγένετο καὶ ἐσκήνωσεν ἐν ἡμῖν, καὶ ἐθεασάμεθα τὴν δόξαν αὐτοῦ, δόξαν ὡς μονογενοῦς παρὰ πατρός, πλήρης χάριτος καὶ ἀληθείας.
Transliterasi: Kai Ho Logos Sarx Egeneto Kai Eskenosen En Hemin, Kai Ethesamentha Ten Doxan Autou, Doxan Hos Monogenous Para PatrosYohanes 1:14, Teks Byzantium, Terjemahan Literal
Jadi status Anak Allah pada diri Yesus berbeda dengan status manusia dan malaikat sebagai anak-anak Allah.
Manusia dan malaikat, termasuk Luficer atau Satan, kita adalah ciptaan yang diciptakan dari tangan Allah. Berbeda dengan Yesus, Yesus tidak diciptakan, tetapi diperanakkan atau dilahirkan oleh Allah Bapa Makanya dalam pengakuan Iman Nikea, dikatakan begini:
"Dan kepada satu Tuhan, yesus Kristus, Anak Theos yang Monogenes (Tunggal, Satu-Satunya), dilahirkan/ diperanakkan dari Bapa sebelum segala zaman"
Yunani: Καὶ εἰς ἕνα Κύριον Ἰησοῦν Χριστόν, τὸν Υἱὸν τοῦ Θεοῦ τὸν μονογενῆ, τὸν ἐκ τοῦ Πατρὸς γεννηθέντα πρὸ πάντων τῶν αἰώνων·
Transliterasi: Kai Eis Hena Kyrion Yesoun Khriston, Ton Huion Tou Theou Ton Monogene, Ton Ek Tou Patros Gennethenta Pro Panton Ton AiononPengakuan Iman Nikea, Terjemahan literal
Lucifer tidak Monogenes, Lucifer ciptaan, malaikat ciptaan, manusia pun ciptaan, hanya Yesus yang bukan ciptaan.
Ini adalah doktrin dasar Kekeristenan berdasarkan Pengakuan Iman Nikea dan Pengakuan Iman Nikea ini bisa dibuktikan berdasarkan Alkitab, bukan berdasarkan premis-premis yang tak berdasar.
Tidak usah baper kalau dicap sesat sana sini, karena siapa yang menyalakan api terlebih dahulu, pasti akan menerima asapnya dari berbagai penjuru. Ini sudah terkait doktrin paling esensial dari Kekristenan







0 Comment:
Posting Komentar