Minggu, 05 April 2026

Pendeta Gilbert Lumoindong Bikin Kontroversi! Yesus Bukan Anak Allah? Siapakah Yesus Menurut Pengakuan Iman Nikea?

Teologi Kristen Yesus Alkitab
Pendeta Gilbert Lumoindong Bikin Kontroversi! Yesus Bukan Anak Allah? Siapakah Yesus Menurut Pengakuan Iman Nikea?

Memahami Kredo Nikea (Perspektif Yunani)

Pendeta Gilbert Lumoindong membuat kehebohan dunia Kekeristenan Indonesia dengan menyatakan bahwa Yesus bukanlah Anak Allah, melainkan Allah itu sendiri. Sebenarnya banyak sekali pendeta-pendeta Pentakosta dan Kharismatik yang tidak memahami Tritunggal dengan benar. Yang mereka pahami itu adalah Sabelianisme yang mereka kira Tritunggal. Kalau pendetanya tidak paham Tritunggal, apalagi jemaatnya.

Sebenarnya, banyak juga jemaat Protestan dan Katolik yang tidak paham Tritunggal dengan benar, tetapi memang tidak separah di Pentakosta dan kHarismatik yang banyak pendetanya sendiri tidak paham Tritunggal.

Saya sangat menyarankan Anda untuk belajar bahasa Yunani karena ada banyak ungkapan yang tidak akan Anda pahami sepenuhnya tanpa mengetahuinya.

Πιστεύομεν εἰς ἕνα Θεὸν Πατέρα παντοκράτορα
ποιητὴν οὐρανοῦ καὶ γῆς ὁρατῶν τε πάντων καὶ ἀοράτων·
καὶ εἰς ἕνα Κύριον Ἰησοῦν Χριστὸν
τὸν υἱὸν τοῦ Θεοῦ τὸν Μονογενῆ,
τὸν ἐκ τοῦ Πατρὸς γεννηθέντα πρὸ πάντων τῶν αἰώνων,
Φῶς ἐκ Φωτός,
Θεὸν ἀληθινὸν ἐκ Θεοῦ ἀληθινοῦ,
γεννηθέντα οὐ ποιηθέντα,
ὁμοούσιον τῷ Πατρί,
δι' οὗ τὰ πάντα ἐγένετο·

Penjelasan Baris Pertama

"Kami percaya kepada satu Theos, Bapa Yang Mahakuasa, Pencipta langit dan bumi, dari segala yang terlihat maupun yang tidak terlihat"

Πιστεύομεν εἰς ἕνα Θεὸν Πατέρα παντοκράτορα
ποιητὴν οὐρανοῦ καὶ γῆς ὁρατῶν τε πάντων καὶ ἀοράτων·

Jadi pada awalnya, yang ada itu adalah Allah Bapa. Dialah sumber segala sesuatu.

Baris Kedua

"Dan kepada satu Tuhan, Yesus Kristus, Anak Theos yang Monogene"

καὶ εἰς ἕνα Κύριον Ἰησοῦν Χριστὸν
τὸν υἱὸν τοῦ Θεοῦ τὸν Μονογενῆ,

Baik, pada baris ini, Yesus Kristus adalah satu-satunya Anak dari Tuhan. Kata "satu-satunya" di sini adalah "Monogene Μονογενῆ", berasal dari kata "Μονο" yang berarti "satu-satunya", dan "Gene γενῆ" yang berasal dari kata "Gennao γεννάω" yang berarti "melahirkan". Artinya Yesus Kristus adalah satu-satunya Anak yang dilahirkan oleh Theos. Yesus tidak diciptakan, tapi Dia dilahirkan keluar dari Theos. Itulah makanaya Yesus disebuat Anak Allah atau Anak Theos.

Baris Ketiga

"Yang dilahirkan keluar dari Bapa sebelum segala zaman"

τὸν ἐκ τοῦ Πατρὸς γεννηθέντα πρὸ πάντων τῶν αἰώνων,

Ini berarti Yesus Kristus dilahirkan dari Theos sebelum penciptaan sebagai Yang Awal.

Terang dari Terang

Φῶς ἐκ Φωτός

Apa artinya? Artinya Yesus adalah Terang yang keluar dari Terang. Bayangkan seperti ini, Theos adalah sebuah Terang yang sangat besar, dan Yesus keluar dari Terang Besar itu sebagai sebuah Terang yang baru.

Theos Sejati yang Keluar dari Theos yang Sejati

Θεὸν ἀληθινὸν ἐκ Θεοῦ ἀληθινοῦ,

Karena Yesus dilahirkan langsung oleh Allah Bapa, maka Yesus memiliki substansi dan hakekat yang sama dengan Allah Bapa, yaitu hakekat keallahan. Itu sebabnya Yesus itu juga adalah Allah. Jadi meskipun Yesus adalah Anak Allah Bapa, tapi Yesus juga Allah

Dilahirkan, Bukan Diciptakan

γεννηθέντα οὐ ποιηθέντα,

Yesus dilahirkan, bukan diciptakan. Ia bukan ciptaan. Yesus itu bukan ciptaan, itu makanya Dia disebut satu-satunya Anak Allah yang "Monogene Μονογενῆ", tidak ada anak-anak Allah lain yang dilahirkan langsung oleh Allah Bapa. Anda dan saya disebut anak-anak Allah itu adalah adopsi, bukan kelahiran langsung karena kita ini ciptaan. Yeuss berbeda, Dia bukan ciptaan.

Satu Hakikat dengan Bapa

ὁμοούσιον τῷ Πατρί

Karena Yesus dilahirkan dari Terang Sejati, Theos yang sejati, Yesus memiliki seluruh hakikat ilahi, hakikat keallahan. Ini bukan hal susah kok untuk dipahami.

Melalui Dia, segala sesuatu ada

δι' οὗ τὰ πάντα ἐγένετο·

Jadi segala sesuatu diciptakan dan ada melalui Yesus (Logos).

Kesimpulan

Pada mulanya ada satu Theos, dan Theos ini melahirkan Theos yang lain, yaitu Yesus.

Jadi, bisa dikatakan Yesus adalah Anak dari Theos ini, itulah sebabnya Yesus disebut Anak Allah atau Anak Theos.

Namun karena Yesus dilahirkan dari Theos ini, bukan diciptakan, Yesus memiliki seluruh hakikat ilahi dan karena itu Yesus juga adalah seorang Theos juga.

Jadi Allah Bapa dan Yesus sama-sama menciptakan dunia dan alam semesta.

Sebenarnya ini cukup sederhana, dan inilah yang dimaksudkan oleh Kredo Nikea.

Jadi secara praktis, apakah ada dua pribadi Allah? Jelas, ada Allah Bapa dan Yesus.

Siapa yang datang ke dunia dan menjadi manusia? Bapa atau Yesus? Tentu saja Yesus — sementara Bapa tetap di Surga. Penganut Sabelisme itu salah memahami Tritunggal sehingga mereka kira yang datang ke dunia untuk disalib itu adalah Allah Bapa. Itulah penting untuk memahami siapa Bapa dan Yesus dengan benar supaya tidak gampang diombang ambingkan.

Sebenarnya hal ii cukup mudah untuk dipahami.

Namun, hal ini menjadi rumit bagi banyak orang. Bahkan beberapa pendeta pun kesulitan dengan logika ini, sering kali karena mereka beranggapan bahwa Allah itu harus satu pribadi.

Saya memahami bahwa konsep ini bisa sulit untuk diterima atau dipahami oleh banyak orang, tapi harus segera dipahami karena keimananmu itu rapuh kalau Tritunggal saja tidak bisa membedakan mana Bapa dan Yesus.

Namun hal ini menimbulkan pertanyaan penting:

Jika seseorang tidak percaya persis seperti yang diajarkan oleh Kredo Nikea, apakah mereka akan dihukum ke neraka?

Memahami Allah jelas merupakan tugas yang sangat sulit bagi banyak orang. Allah mungkin terlalu kompleks untuk sepenuhnya dipahami oleh manusia.

Jadi pertanyaan sebenarnya adalah: Apakah seseorang benar-benar akan dihukum hanya karena memahami Tritunggal secara berbeda dari Kredo Nikea? 🥴

0 Comment:

Posting Komentar