Rabu, 08 April 2026

Antara Tritunggal dan Kata Ekhad אחד (Esa) dalam Bahasa Ibrani, Kaum Sabellianisme (Oneness) dan Unitarian (Saksi Yehovah dan GSKI) - Membahas Pengajaran Erastus Sabdono (GSKI)

Tritunggal Yesus

Dewasa ini, semakin banyak orang Kristen yang bingung dengan keimanannya sendiri. Bahkan yang terbaru, ajaran gereja GSKI yang mengajarkan bahwa Yesus bukan YHWH, Yesus berbeda dengan YHWH sehingga ketua sinode GSKI membedakan Yesus dengan YHWH.

Hal ini sebenarnya bukanlah hal baru, sudah ada di dalam sejarah dan premis-premisnya biasanya muncul hanya karena kegagalan memahami kata "Ekhad אחד" dalam bahasa Ibrani.

Dalam Ulangan 6:4, tertulis seperti ini:

"Dengarlah Israel, YHWH itu Allah kita, YHWH itu Esa"
Ibrani: שְׁמַ֖ע יִשְׂרָאֵ֑ל יְהוָ֥ה אֱלֹהֵ֖ינוּ יְהוָ֥ה׀ אֶחָֽד׃
Transliterasi: Shema Yisrael YHWH Eloheynu YHWH Ekhad
Ulangan 6:4, Teks Masoret, Terjemahan Literal

Dalam Ulangan 6:4 di atas, tertulis jelas bahwa YHWH itu "Ekhad אחד (Esa)". Namun, apakah itu berarti "Ekhad אחד (Esa)" itu berarti harus artinya "Satu Pribadi"?

Nah, di sinilah banyak orang-orang Kristen yang terjebak dalam pemikirannya sendiri, mereka tidak membiarkan Alkitab yang berbicara kepada mereka, tetapi mereka memaksakan pemahaman mereka sendiri soal kata "Ekhad אחד (Esa)" sehingga mereka gagal memahami Tritunggal.

Misalnya, kaum Sabelianisme atau Oneness, mereka memahami kata "Ekhad אחד (Esa)" itu harus Satu Pribadi sehingga mereka mengimani bahwa Bapa, Yesus, dan Roh Kudus adalah Satu Pribadi, hanya saja beda peran. Biasanya Sabellianism atau Oneness ini kebanyakan biasanya ada di Pentakosta atau Karismatik.

Lalu ada lagi kaum Unitarian. Berbeda dengan kaum Oneness yang masih meyakini bahwa Yesus adalah Allah, kaum Unitarian seperti Saksi Yehovah dan yang terbaru GSKI, mereka pada dasarnya terjebak pada kata "Ekhad אחד (Esa)" harus satu pribadi juga sama seperti kaum Oneness, hanya bedanya, mereka percaya yang hanya Bapa yang layak disebut Theos. Jika Theos itu hanya satu, maka tidak mungkin dan tidak boleh ada Theos lain, maka itu sebabnya, menurut mereka, Yesus bukanlah Theos.

Ajaran GSKI ini terbaru memang sudah mengarah ke arah sekte-sekte Unitarian seperti Saksi Yehovah dan kemungkinan mirip dengan ajaran Mormon juga. Jadi sebenarnya, apa yang diajarkan oleh founder GSKI sebenarnya bukan sesuatu yang baru, tapi sudah ada lama, hanya saja datang dengan bungkus baru.

Baik kaum Oneness dan Unitarian sebenarnya mereka tidak membiarkan Alkitab berbicara tentang dirinya sendiri soal kata "Ekhad אחד (Esa)". Mereka terus membiarkan pemahaman mereka sendiri soal kata "Ekhad אחד (Esa)" untuk ditafsir sehingga menurut mereka, tidak boleh Theos itu lebih dari Satu Pribadi.

Lalu benarkah demikian bahwa kata "Ekhad אחד (Esa)" dalam bahasa Ibrani artinya harus Satu Pribadi??

Sayangnya tidak demikian, Alkitab justru jelas berkata bahwa diperbolehkan lebih dari satu pribadi sebagaimana yang terdapat di dalam Kejadian 2:24.

"Demikianlah seorang laki-laki akan meninggalkan bapanya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya dan mereka akan menjadi "SATU DAGING (BASAR EKHAD בשר אחד)"
Ibrani: עַל־כֵּן֙ יַֽעֲזָב־אִ֔ישׁ אֶת־אָבִ֖יו וְאֶת־אִמּ֑וֹ וְדָבַ֣ק בְּאִשְׁתּ֔וֹ וְהָי֖וּ לְבָשָׂ֥ר אֶחָֽד׃
Transliterasi: Al-Khein Ya'azav 'Iysh Et 'Aviw We'et 'Immo Wedavaq Beishto Wehayu Levasar Ekhad
Kejadian 2:24, Teks Masoret, Terjemahan Literal

Dari ayat di atas, tertulis jelas bahwa seorang laki-laki akan bersatu dengan seorang perempuan sehingga keduanya menjadi "SATU DAGING (BASAR EKHAD בשר אחד)".

Kata "Ekhad אחד (Esa)" yang ada di dalam Kejadian 2:24 itu sama persis dengan kata "Ekhad אחד (Esa)" yang ada di dalam Ulangan 6:4. Itu artinya, meskipun dikatakan "Satu Daging (Basar Ekhad בשר אחד", tetapi ternyata terdiri dari Dua Pribadi, yaitu seorang laki-laki dan seorang perempuan. Artinya, Alkitab bahasa Ibrani jelas memperbolehkan konsep "Ekhad אחד (Esa)" yang ternyata boleh lebih dari satu pribadi.

Itu sebabnya ketika dikatakan "YHWH Ekhad יהוה אחד (YHWH Esa)" di dalam Ulangan 6:4, maka kita tahu bahwa YHWH itu tidak satu pribadi, tetapi lebih dari satu pribadi.

Itu sebabnya dikatakan "YHWH Eloheynu יְהוָ֥ה אֱלֹהֵ֖ינוּ (YHWH, Allah kita)", tahukah bahwa kata "Eloheynu אֱלֹהֵ֖ינוּ" itu jamak dan bukan satu pribadi? Jadi dari Alkitab saja kita tahu bahwa YHWH itu tidak terdiri dari Satu Pribadi, tetapi lebih dari Satu Pribadi.

Kita harus tahu juga bahwa kata "Adonay אֲדֹנָי (Tuhanku/ Tuanku)" yang biasanya dipakai untuk menggantikan kata "YHWH יְהוָ֥ה", ternyata kata "Adonay אֲדֹנָי (Tuhanku/ Tuanku)" itu jamak, bukan tunggal. Tunggalnya itu "Adoniy אדֹנִ֗י (Tuhanku/ Tuanku)".

Lalu kenapa, ketika digunakan untuk menggantikan kata "YHWH יְהוָ֥ה", yang dipakai itu bukan "Adoniy אדֹנִ֗י (Tuhanku/ Tuanku)", tetapi malah "Adonay אֲדֹנָי (Tuhanku/ Tuanku)" yang jelas-jelas jamak?? Itu jelas artinya, YHWH itu jamak, lebih dari satu pribadi.

Jadi, dari konsep Alkitab sendiri, kita sudah dapat penjelasan yang sangat jelas bahwa YHWH itu Esa dan Esa itu ternyata boleh lebih dari Satu Pribadi.

itu artinya Yesus itu adalah bagian dari YHWH, atau lebih tepatnya dikatakan bahwa Bapa, Anak, dan Roh Kudus adalah YHWH.

Makanya Yesus pernah berkata dulu:

"Aku dan Bapa, KAMI ADALAH SATU"
Yunani: Ἐγὼ καὶ ὁ πατὴρ ἕν ἐσμεν.
Transliterasi: Ego Kai Ho Pater Hen Esmen
Yohanes 10:30, Teks Byzantium, Terjemahan Literal

Dalam ayat di atas, ada kata "Esmen ἐσμεν" dalam bahasa Yunani yang artinya adalah "Kami". Sayangnya, kata "Esmen ἐσμεν (Kami)" tidak diterjemahkan oleh LAI.

Kalau tidak percaya, coba cek juga Yohanes 10:30 versi Aram Syriac ini:

"Aku dan Bapaku, KAMI ADALAH SATU"
Aram Syriac: ܐܶܢܳܐ ܘܳܐܒ݂ܝ ܚܰܕ݂ ܚܢܰܢ
Transliterasi: 'Ena Wa'avy Khad Khnan
Yohanes 10:30, Peshitta Aram Syriac, Terjemahan Literal

Dalam versi Aram Syriac di atas, tertulis "Khad Khnan ܚܰܕ݂ ܚܢܰܢ (KAMI ADALAH SATU)". Bukan kebetulan kata satu yang dipakai dalam bahasa aram di atas adalah kata "Khad ܚܰܕ݂" yang padanannya sama persis dengan kata "Ekhad אחד" dalam bahasa Ibrani.

Jadi sebenarnya, yang dikatakan Yesus di dalam Yohanes 10:30 adalah "Aku dan Bapa, KAMI ADALAH EKHAD".

Sudah jelas, ini sudah pengakuan Yesus sendiri bahwa Dia itu Satu dengan Bapa. Mereka itu Satu Kesatuan sebagai YHWH.

Jadi Tritunggal itu tidak menyalahi konsep "Ekhad אחד" dalam Alkitab dan Yesus sendiri yang malah mengakui bahwa Dia dan Bapa-Nya adalah Ekhad. Kaum Oneness dan Unitarian itu muncul hanya karena mereka yang memaksakan pemahaman mereka sendiri soal kata "Ekhad אחד" yang akhirnya menghasilkan kesimpulan yang keliru mengenai Allah.

0 Comment:

Posting Komentar